oleh

Menurut UMR 2020 |Gaji Minimum di | DKI Jakarta

-Bisnis-656 views
Menurut UMR 2020 |Gaji Minimum di | DKI Jakarta

Oleh sebab itu, penting untukmu mengetahui besaran gaji UMR Jakarta 2020.

Penetapan upah minimum juga berfungsi melindungi pekerja dari eksploitasi. Besarnya UMR nyatanya bisa berbeda-beda setiap daerah.

Lantas, berapa gaji paling minimal yang bisa kamu dapatkan menurut besaran UMR di DKI Jakarta per tahun 2020?

Sekilas tentang Penetapan Gaji Berdasarkan UMR di Indonesia

Menurut UMR 2020 |Gaji Minimum di | DKI Jakarta

Besar nominal UMR ditetapkan berdasarkan. Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dengan memperhatikan daya beli konsumen, inflasi nasional, dan pendapatan per kapita di suatu daerah.

Itulah kenapa penetapan Upah Minimum Regional (UMR) sebetulnya terbagi menjadi dua jenis, jika merujuk pada Permenaker no. 1 tahun 1999.

Pertama adalah UMP alias UMR tingkat 1 yang berlaku di tingkat provinsi dan yang kedua adalah UMK alias UMR tingkat 2 untuk di wilayah Kabupaten atau Kota

Nah, menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor 7 tahun 2013 pasal 7 ayat 3, penetapan jumlah minimum antara UMP dan UMK itu berbeda. Gaji UMK umumnya harus lebih besar dari UMP.

UMR DKI Jakarta Tahun 2020 Naik 8,51% dari 2019

Melansir Kompas, tren penetapan standar upah minimum di DKI Jakarta selalu naik dari tahun ke tahun.

Sebagai contoh, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta menetapkan UMP DKI Jakarta pada tahun 2017 sebesar Rp 3.355.750.

Berganti tahun, Anies Baswedan selaku gubernur penerus menetapkan UMR tingkat 1 (UMP) untuk Provinsi DKI Jakarta adalah sebesar Rp 3.648.035 pada tahun 2018.

Angka ini naik 8,71% dari UMP 2017 yang ditetapkan Ahok.

Kemudian pada tahun 2019, batas Upah Minimum Regional (UMR) DKI Jakarta menjadi di angka Rp3.940.973, naik sekitar 8,03% dari 2018.

Lantas, bagaimana dengan besaran gaji minimal di DKI Jakarta menurut standar UMR terbaru pada tahun 2020?

Merangkum berbagai sumber, standar gaji UMR-DKI-Jakarta ditetapkan naik sebesar. 8,51% menjadi Rp4.276.349 di tahun 2020.

Untuk lebih jelasnya, berikut daftar kenaikan gaji berdasarkan UMR tingkat 1 (UMP) di 34 Provinsi Indonesia termasuk DKI Jakarta pada tahun 2020 dari terbesar hingga terkecil, berdasarkan laporan Bisnis.com:

34 Provinsi Indonesia termasuk DKI Jakarta pada tahun 2020

  1. DKI Jakarta dari sekitar Rp3.940.973 pada 2019 menjadi sekitar Rp4.267.349 pada 2020.
  2. Papua dari sekitar Rp3.240.900 pada 2019 menjadi sekitar Rp3.516.700 pada 2020.
  3. Sulawesi Utara dari sekitar Rp3.051.076 pada 2019 menjadi sekitar Rp3.310.723 pada 2020.
  4. Bangka Belitung dari sekitar Rp2.976.705 pada 2019 menjadi sekitar Rp3.230.022 pada 2020.
  5. Papua Barat dari sekitar Rp2.934.500 pada 2019 menjadi sekitar Rp3.134.600 pada 2020.
  6. Nanggroe Aceh Darussalam dari sekitar Rp2.916.810 pada 2019 menjadi sekitar Rp3.165.030 pada 2020.
  7. Sulawesi Selatan dari sekitar Rp2.860.382 pada 2019 menjadi sekitar Rp3.103.800 pada 2020.
  8. Sumatera Selatan dari sekitar Rp2.804.453 menjadi sekitar Rp3.043.111 pada 2020.
  9. Kepulauan Riau dari sekitar Rp2.769.683 menjadi sekitar Rp3.005.383 pada 2020.
  10. Kalimantan-Utara dari sekitar Rp2.765.463 menjadi sekitar Rp3.000.803 pada 2020.
  11. Kalimantan-Timur dari sekitar Rp2.747.561 menjadi sekitar Rp2.981.378 pada 2020.
  12. Kalimantan-Tengah dari sekitar Rp2.663.435 menjadi sekitar Rp2.903.144 pada 2020.
  13. Riau dari sekitar Rp2.662.025 menjadi sekitar Rp2.888.563 pada 2020.
  14. Kalimantan Selatan dari sekitar Rp2.651.781 menjadi sekitar Rp2.877.447 pada 2020.
  15. Maluku Utara dari sekitar Rp2.508.092 menjadi sekitar Rp2.721.530 pada 2020.
  16. Jambi dari sekitar Rp2.423.889 menjadi sekitar Rp2.630.161 pada 2020.
  17. Maluku dari sekitar Rp2.400.664 menjadi sekitar Rp2.604.960 pada 2020.
  18. Gorontalo dari sekitar sekitar Rp2.586.900 menjadi Rp2.788.000 pada 2020.
  19. Sulawesi Barat dari Rp2.369.670 menjadi sekitar Rp2.571.328 pada 2020.
  20. Sulawesi Tenggara dari Rp2.351.870 menjadi sekitar Rp 2.552.014 pada 2020. 
  21. Sumatera Utara dari Rp2.303.403 menjadi sekitar Rp2.499.422 pada 2020.
  22. Bali dari Rp2.297.967 menjadi sekitar Rp2.493.523 pada 2020.
  23. Sumatera Barat dari Rp2.289.228 menjadi sekitar Rp2.484.041 pada 2020.
  24. Banten dari Rp2.267.965 menjadi sekitar Rp2.460.968 pada 2020.
  25. Lampung dari Rp2.240.646 menjadi sekitar Rp2.431.324 pada 2020.
  26. Kalimantan Barat dari Rp2.211.500 menjadi sekitar Rp2.399.698 pada 2020.
  27. Sulawesi Tengah dari Rp2.123.040 menjadi sekitar Rp2.303.710 pada 2020.
  28. Bengkulu dari Rp2.040.000 menjadi sekitar Rp2.213.604 pada 2020.
  29. NTB dari Rp2.012.610 menjadi sekitar Rp2.183.883 pada 2020.
  30. NTT dari Rp1.793.293 menjadi sekitar Rp1.945.902 pada 2020.
  31. Jawa-Barat dari Rp1.668.372 menjadi sekitar Rp1.810.350 pada 2020.
  32. Jawa-Timur dari Rp1.630.059 menjadi sekitar Rp1.768.777 pada 2020.
  33. Jawa-Tengah dari Rp1.605.396 menjadi sekitar Rp1.742.015 pada 2020.
  34. DIY dari Rp1.570.922 menjadi sekitar Rp2.004.000 pada 2020.

Perbandingan UMR DKI Jakarta dan Wilayah Lain

CNBC Indonesia melaporkan, besar gaji berdasarkan ketetapan UMR tingkat 2 (UMK) Kabupaten Karawang dipastikan menjadi yang tertinggi se-Indonesia pada tahun 2020, mengalahkan DKI Jakarta.

Jika minimum gaji sesuai UMR di DKI Jakarta hanya mencapai nominal Rp4.276.349 pada tahun 2020, Kabupaten Karawang tembus hingga Rp4.594.324.

Bekasi menyusul tepat di belakang Kabupaten Karawang sebagai wilayah dengan standar UMR tingkat 2 (UMK) tertinggi di Indonesia.

UMR Kota Bekasi pada tahun 2020 adalah senilai Rp 4.589.708, sementara untuk Kabupaten Bekasi mencapai Rp. 4.498.961.

Rekor ini nyatanya masih terus dipertahankan oleh Kabupaten Karawang dan Bekasi, baik Kota dan Kabupatennya, sejak tahun 2019.

Berdasarkan catatan, UMR di Provinsi DKI Jakarta tahun 2019. Rp3.940.973 pun masih lebih rendah dibandingkan dengan. UMK Kota Bekasi sebesar Rp4.229.756 dan UMK Kabupaten Karawang yang menembus angka Rp4.234.010.

Bagaimana, menarik bukan info seputar UMR terbaru di DKI Jakarta dan sekitarnya pada tahun 2020 ini? Jangan lupa untuk menjadikannya acuan ekspektasi gaji ketika kamu wawancara di tempat kerja baru, ya!

Selain berpacu pada UMR, kamu juga harus memperhatikan berapa besaran gaji yang ditawarkan di industri kerjamu. 

Dengan memiliki pengetahuan tentang kedua hal tersebut, pastinya akan memudahkanmu saat melakukan negosiasi gaji dengan perusahaan. 

Kamu bisa mendapatkan wawasan baru soal kisaran gaji dari tiap industri kerja selama tahun 2020 lewat e-book terbaru dari Glints. 

click for follow us on Facebook Detik Xomalways be updated, get berita terkini on time Share on Social Media

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed